Forward vs Reverse Geocoding

Cahyati Supriyati Sangaji (My Note)

Mendapat pengalaman baru lagi berkaitan dengan proses geocoding. Tentu saja artikel ini hadir dalam edisi “My Note” yang merupakan pengalaman eksplorasi berhubungan dengan teknologi. Kali ini saya akan berbagi pengalaman berhubungan dangan geocoding, yaitu proses untuk “forward & reverse geocoding”. Pengalaman ini salah satu proses menggunakan python programming. Berikut akan dijabarkan bagaimana proses “forward & reverse geocoding”.

Library & API Key

Langkah pertama adalah memastikan library python kita sudah ter-install dan kemudian import library tersebut.

Selain itu juga juga deklarasikan API key untuk proses forward & reverse dari sevice yang anda gunakan, pada artikel ini saya menggunakan Open Cage Geocode (https://opencagedata.com/) yang membatu saya mendapatkan hasil dari forward & reverse geocoding.

Forward Geocoding

Selanjutnya saya akan jabarkan cara untuk Forward Geocoding, saya menggunakan nama dari lokasi rumah sakit yang juga berpatokan dari alamat kelurahan dari rumah sakit tersebut. Pertama siapkan data untuk diproses menjadi dataframe.

Kemudian memproses lokasi Jakarta yang merupakan kata kunci query kita dan lokasi-lokasi rumah sakit disini adalah rumah sakit daerah Jakarta.

Output:

Berikut adalah proses dari Forward Geocoding, karena yang saya proses berasal dari tabel maka dilakukan beberapa kali looping sesuai dengan jumlah index tabel yang ingin di proses. kemudian menampilakan hasil proses yang sudah terdapat data koordinat yang sesuai, yaitu data Latitude dan Longitude.

Setelah proses selesai kita dapat simpan data baru ke format csv kembali.

Hasil csv yang merupakan data baru sebagai berikut.

Reverse Geocoding

Lalu kita lanjutkan contoh untuk Reverse Geocoding, ini merupakan proses merubah dari koordinat (latitude & longitute) menjadi data nama lokasi atau alamat. Langkah pertama tentu saja siapkan data yang ingin di proses menjadi dataframe.

Selanjutnya proses untuk reverse geocoding, disini saya juga memproses dari data tabel sehingga ada proses looping dari data-data tersebut. Parameter yang digunakan adalah data latitude dan data longitude, yang selanjutnya di proses menjadi detail lokasi yang kita butuhkan.

Lalu simpan data baru lagi dengan format csv.

Terakhir dapat memeriksa kembali hasil data baru tersebut.

Barikut hasil dari csv yang dapat dilihat keseluruhan.

References:

opencagedata.com, Introduction to Reverse Geocoding

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store